NEWSPRO.ID – Mudik Lebaran selalu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam mengelola arus lalu lintas, terutama di jalur penyeberangan yang padat seperti Pelabuhan Merak, Banten.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan strategi dengan membagi jalur penyeberangan ke dalam tiga zona berbeda.
Menurut Dudy, Pelabuhan Merak akan difokuskan untuk kendaraan pribadi dan angkutan umum seperti bus.
Sementara itu, kendaraan berat yang masih beroperasi sesuai dengan pembatasan akan dialihkan ke Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) di Bojonegara.
Sedangkan untuk sepeda motor dan angkutan barang berkapasitas kecil akan diarahkan ke Pelabuhan Ciwandan.
“Dengan skema ini, diharapkan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berlebihan di satu titik, sehingga arus lalu lintas lebih lancar dan kemacetan dapat dikurangi,” ujar Dudy dalam rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Selain itu, pemerintah juga berencana menambah jumlah armada kapal penyeberangan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.
BACA JUGA: Pemerintah Terapkan Diskon 20 Persen Tarif Tol Lebaran 2025 Trans Jawa dan Sumatera
Pelabuhan Indah Kiat turut disiapkan sebagai alternatif, sementara sosialisasi kepada masyarakat tentang peran Pelindo II dalam pengelolaan pelabuhan juga akan dilakukan.
Menhub Dudy menegaskan pentingnya kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk menyediakan rest area sebagai buffer zone atau kawasan penyangga bagi pemudik.
Dengan adanya rest area ini, para pemudik bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan, sekaligus membantu mengatur alur kendaraan yang masuk ke pelabuhan.
(Uj)











